Source : http://www.sfc-mania.net/

Peluang Sriwijaya FC untuk mencapai tiga besar akhirnya tertutup setelah pesaing terdekatnya Arema Indonesia mengalahkan Persisam Putra Samarinda dengan skor 2-0 dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI), Rabu (15/6).

Total Singo Edan julukan Arema mengantongi 49 poin atau melampaui perolehan poin maksimal SFC. Pasalnya, Sriwijaya FC yang berada di peringkat kelima dengan mengantongi 42 poin hanya menyisakan dua pertandingan yakni, menghadapi Deltras Sidarjo, Kamis (16/6) dan Perselatan Lamongan, Minggu (19/6) dan berpeluang menambah 6 poin atau total 48 poin.

“Prinsipnya saya tidak akan melihat peringkat, tetapi bagaimana membawa SFC masuk empat besar dan meraih posisi terbaik di Liga Super. Saya profesional dan berusaha memberikan SFC meraih posisi terhormat,” jelas pelatih Sriwijaya FC Ivan Kolev, Rabu (15/6).

Jika melihat perolehan poin dua pesaing terdekatnya, maka lebih realistis Laskar Wong Kito mengejar poisis 4 besar. Sebab, Persija kini berada di posisi kedua, mengantongi 49 poin dengan satu laga sisa.

Dipastikan Macan Kemayoran yang menghadapi PSPS Pekanbaru, Minggu (19/6), akan meraih kemenangan mudah dan mengantongi 52 poin maksimal., Sementara Arema yang mengantongi 49 poin diprediksi akan mengalahkan Bontang FC Minggu (19/6) dan meraih poin maksimal 52. Sedangkan Semen Padang yang berada di posisi empat akan menghadapi laga berat karena melawat ke Papua melawan Persiwa Wamena dan Persipura.

Bisa jadi tim asuhan Nilmaizar ini kehilangan 6 poin di dua laga sisa mengingat Persiwa sangat bernafsu menutup akhir laga dengan kemenangan, sementara Persipura ingin menyempurnakan pestanya di Papua. Diprediksi Kabau Sirah akan mengantongi 46 hingga 48 poin.

Menanggapi peluang masuk tiga atau empat besar, Direktur Teknik dan SDM SFC, Hendri Zainudin mengatakan, tidak ingin melihat perolehan poin atau posisi tim lain di Liga Super Indonesia.

Baginya yang terpenting Laskar Wong Kito mampu menyapu bersih dua laga sisa.

“Kita terus berusaha keras untuk mencapai target akhir musim. Pada prinsipnya seluruh jajaran SFC memaksimalkan dua laga sisa dan menutup akhir kompetisi dengan happy ending,” jelas Hendri.